MANADO – Menteri Luar Negeri Sugiono Jumat (26/06) hari ini mengunjungi Kota Manado. Kedatangan di kota ini untuk memberikan kuliah umun di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Dalam kunjungan ini TIDAR Sulut dapat arahan khusus untuk mendampingi jadwal kegiatan Menlu RI Sugiono dan rombongan sepanjang di Sulut. “Sesuai arahan setiap kunjungan rombongan Pusat yang terkait dengan TIDAR wajib bagi TIDAR Sulut melakukan pendampingan mulai penjemputan sampai aktivitas kegiatan dan menghantar balik,” ujar Sekretaris TIDAR Sulut Adianto Asdi Sangki.
Menlu RI Sugiono sebagaimana diketahui menghadiri Fakultas Hukum Unsrat Manado Jumat (26/6) kemarin untuk memberikan kuliah umum terkait politik luar negeri Indonesia dan dinamika hubungan Internasional.
Hal ini dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-62 Tahun 2026, maka FISIP Unsrat akan menggelar Seminar Nasional bertajuk Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat Unsrat, dan akan dihadiri civitas akademika, mahasiswa, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dekan FISIP Unsrat, Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si, menjelaskan bahwa pembahasan mengenai politik luar negeri memiliki relevansi yang sangat kuat bagi Sulawesi Utara. Menurutnya, posisi geografis Sulawesi Utara yang berada di kawasan Pasifik menjadikan daerah ini memiliki nilai strategis dalam hubungan internasional Indonesia.
“Sulawesi Utara berada di bibir Pasifik dan sering diproyeksikan sebagai gerbang Indonesia menuju kawasan Asia Timur dan Pasifik. Karena itu, pemahaman mengenai arah kebijakan politik luar negeri Indonesia menjadi sangat penting, baik dari aspek diplomasi, perdagangan, investasi, maupun kerja sama antarnegara,” ujar Liando sambil menambahkan, kehadiran Menteri Luar Negeri RI di lingkungan kampus merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa Unsrat.(don)
Jurnalis : Brandon
Editor : Tenny Franny
