
CAPTION : Ketua Garda Nusantara Sulut Miracle M Sengkey (kiri) anggota DPR RI Rahayu Saraswati (tengah) Standius Bara Prima Ketua TIDAR Sulut
MANADO – Ketua Gerakan Anti Narkoba Nusantara (Garda Nusantara) Sulut Miracle M. Sengkey terus mempropagandakan perang terhadap Narkoba. Di hari anti Narkoba Internasional yang jatuh tanggal 26 Juni 2026 ini, mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat Manado ini menyuarakan masyarakat Sulut terlebih khusus kaum muda untuk perang terhadap narkoba.
Miracle yang juga Wakil Ketua KNPI Sulut binaan Verry Seke menguraikan bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkoba adalah salah satu ancaman bangsa, sehingga harus diperangi
Momentum hari anti narkoba yang jatuh tepatnya tanggal 26 Juni ini, harus dijadikan tonggak dan momentum untuk mengingatkan masyarakat dan generasi muda bahwa Narkoba adalah musuh bersama. “Mari bergandengan tangan memberantas Narkoba melalui edukasi akan bahaya narkoba dan informasi pada aparat bila melihat gelagat ini di lingkungan kita,” ujar Bendahara TIDAR Sulut ini.
Sebagaimana diinformasikan Hari Anti Narkotika Internasional (International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking) merupakan salah satu peringatan global paling krusial yang jatuh pada 26 Juni.
Momentum ini diinisiasi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi 42/112 pada tanggal 7 Desember 1987.
Tujuan utama dari HANI adalah untuk memperkuat aksi dan kerja sama dalam mencapai target dunia yang bebas dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Di Indonesia, Hari Anti Narkotika Internasional diperingati secara masif setiap tahunnya oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama seluruh elemen masyarakat guna mengampanyekan gerakan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) demi menyelamatkan generasi masa depan bangsa. Dan di Sulut Garda Nusantara salah satu komunitas anti narkoba di daerah ini ikut menyuarakan perang terhadap narkoba. (Don)
Jurnalis : Brandon
Editor : Tenny Franny
