Manado, inimanado.Com — Ketua Putra Putri Literasi Sulawesi Utara, Bara Prima, S.Kom., M.Kom., menegaskan pentingnya menjaga toleransi, kerukunan, serta memastikan kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara adil dan merata tanpa membedakan suku, ras, agama, maupun keyakinan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bara Prima saat menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan kegiatan sosial dan ceramah di Masjid Raya Ahmad Yani Manado, Selasa (25/8/2026).Menurut Bara, keberagaman yang dimiliki Sulawesi Utara merupakan kekuatan yang harus terus dijaga bersama.

Perbedaan latar belakang bukan menjadi alasan untuk membangun sekat di tengah masyarakat, tetapi justru menjadi modal untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.“Sulawesi Utara adalah rumah bersama. Karena itu, toleransi dan keadilan harus terus kita rawat. Setiap masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesejahteraan tanpa melihat latar belakang suku, ras, agama maupun keyakinannya,” ujar Bara.

Iklan

Dalam kesempatan tersebut, Bara Prima juga menyampaikan rasa turut sepenanggungan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan masyarakat di Kalimantan yang menghadapi musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).“Atas nama warga Sulawesi Utara, kami mendoakan saudara-saudara kita di NTT dan Kalimantan agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah. Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang kehilangan sanak saudara akibat bencana,” ungkapnya.

Bara turut memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sulut yang telah menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana melalui bantuan dana sebesar Rp750 juta.Menurutnya, kepedulian terhadap sesama tidak boleh dibatasi oleh wilayah maupun perbedaan identitas. Semangat gotong royong dan solidaritas harus terus tumbuh di tengah masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay tersebut juga diisi dengan berbagai pelayanan sosial kepada masyarakat. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian kacamata gratis, penjualan sembako murah, serta pelayanan Samsat.

Bara Prima menilai tingginya antusiasme warga dan jamaah yang hadir menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan yang dirangkaikan dengan pelayanan sosial memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Ia pun mengucapkan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada seluruh masyarakat Muslim di Sulawesi Utara.“Semoga momentum Maulid Nabi Muhammad SAW semakin memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kepedulian, toleransi dan kedamaian di Sulawesi Utara,” katanya.Bara menambahkan, semangat hidup berdampingan dalam keberagaman yang selama ini terpelihara di Sulawesi Utara harus terus dipertahankan.

Menurutnya, Sulawesi Utara telah menjadi salah satu contoh kehidupan masyarakat yang mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman.“Sulawesi Utara adalah laboratorium toleransi di Indonesia. Harapan kita ke depan, masyarakat Sulut tetap menjaga kerukunan dan kedamaian yang sudah ada. Jangan sampai apa yang kita nikmati hari ini hilang, karena kerukunan ini harus menjadi warisan bagi anak cucu kita di masa depan,” pungkas Bara Prima.

Bagikan:FacebookWhatsApp