
Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mencatat capaian positif pada kinerja pembangunan dan ekonomi daerah sepanjang tahun anggaran 2025. Pertumbuhan ekonomi Sulut tercatat mencapai 5,66 persen, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 5,11 persen.Capaian tersebut disampaikan Gubernur Sulut dalam rapat paripurna DPRD Sulut yang membahas dua Ranperda strategis, yakni pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 dan penyelenggaraan perizinan berusaha di daerah.Dalam pemaparannya, Gubernur menegaskan bahwa pengelolaan APBD berjalan cukup efektif dan tetap menjaga stabilitas fiskal di tengah dinamika kebijakan efisiensi belanja nasional. Realisasi pendapatan daerah tercatat Rp3,65 triliun atau 96,38 persen dari target, sedangkan belanja daerah mencapai Rp3,32 triliun atau 91,36 persen.Dari sisi posisi keuangan, Pemprov Sulut juga membukukan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp177,13 miliar. Sementara total aset daerah meningkat menjadi Rp11,49 triliun dan kewajiban daerah berhasil ditekan menjadi Rp849 miliar.Tidak hanya itu, sejumlah indikator makro ekonomi Sulut juga menunjukkan tren membaik. Tingkat kemiskinan turun menjadi 6,62 persen, lebih rendah dari angka nasional. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun menjadi 5,78 persen.Inflasi daerah turut terjaga di level 1,23 persen, jauh lebih rendah dibanding inflasi nasional sebesar 2,92 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulut meningkat menjadi 76,32 dan berada di atas rata-rata nasional.Gubernur menyebut capaian tersebut tidak lepas dari kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan sektor-sektor strategis di daerah.Ia juga menegaskan pentingnya percepatan pembahasan Ranperda perizinan berusaha agar mampu memperkuat iklim investasi, memangkas birokrasi, serta memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha di Sulawesi Utara.“Sinergi antara pemerintah dan DPRD sangat dibutuhkan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” demikian arah kebijakan yang disampaikan dalam forum tersebut.Dengan berbagai capaian tersebut, Pemprov Sulut optimistis pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah akan terus terjaga pada tahun-tahun mendatang.
