MANADO – Berbagai indikator menunjukkan tren positif, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan optimistis mampu mempercepat terwujudnya Sulut yang semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat
Buktinya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay (Victory) mencatat sejumlah capaian strategis dalam pelaksanaan visi dan misi pembangunan daerah menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.

Berbagai program yang dijalankan sepanjang tahun 2025 menunjukkan progres pada sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur hingga tata kelola pemerintahan.

Pemerintah Provinsi Sulut berhasil mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 75,68 pada tahun 2024 menjadi 76,32 pada tahun 2025. Peningkatan ini menunjukkan adanya kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

Di bidang pendidikan, pembangunan SMA Taruna Nusantara di Noongan, Kabupaten Minahasa, mulai direalisasikan. Selain itu, pembangunan Sekolah Rakyat di Manado dan Tampusu, Minahasa, menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Pemprov Sulut juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada 1.612 siswa SMA, 454 siswa SMK dan enam siswa SLB, serta melakukan rehabilitasi toilet sekolah pada puluhan SMA, SMK dan SLB di berbagai daerah.

Pada sektor kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99,1 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,4 persen. Sulut juga mendapat apresiasi sebagai daerah yang peduli terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak.

Kinerja ekonomi Sulawesi Utara menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 5,66 persen, melampaui rata-rata nasional yang berada pada angka 5,11 persen.

Ketimpangan ekonomi juga mengalami perbaikan yang ditunjukkan dengan turunnya Gini Rasio menjadi 0,341 dibanding sebelumnya 0,347.

Dari sisi investasi, realisasi investasi Sulut mencapai Rp10,1 triliun atau 109 persen dari target Rp9,3 triliun. Pencapaian tersebut menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Sulawesi Utara.

Selain itu, pemerintah berhasil mendorong kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar 6,01 persen menjadi Rp4.002.630.

Dalam mendukung swasembada pangan, pemerintah membuka sekitar 8.000 hektare lahan sawah baru di berbagai wilayah Sulut guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Program Makan Bergizi Gratis juga terus dipercepat dengan 162 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, dimana 148 unit di antaranya sudah melayani distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Sementara pada sektor energi, layanan listrik 24 jam berhasil diwujudkan di tujuh pulau yang berada di Kabupaten Minahasa Utara, Kepulauan Sitaro dan Kepulauan Talaud.

Pemerintah Provinsi Sulut turut mendorong penguatan daya saing daerah melalui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta penyelesaian pembangunan Tahap IV Jalan Manado Outer Ring Road III yang menjadi infrastruktur strategis penunjang konektivitas wilayah.

Di sektor pariwisata, revitalisasi objek wisata Sumaru Endo di Remboken dan Bukit Kasih Kanonang dilakukan sebagai upaya meningkatkan daya tarik destinasi wisata Sulawesi Utara.

Dalam bidang reformasi birokrasi, Sulut meraih penghargaan Ombudsman dengan predikat Kepatuhan Pelayanan Publik kategori kualitas pelayanan baik tahun 2025. Pemerintah Provinsi Sulut juga menjadi terbaik pertama dalam penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029.

pada sektor keuangan daerah, pemerintah memberikan keringanan pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat serta berhasil meraih predikat Provinsi Terbaik Ketiga se-Wilayah Sulawesi dalam implementasi percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Berbagai capaian tersebut menjadi gambaran awal implementasi visi pembangunan YSK-Victory yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi inklusif, penguatan ketahanan pangan dan energi, serta tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.(***)

Jurnalis : Brandon

Editor : Tenny Franny

Bagikan:FacebookWhatsApp