Manado – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Utara menjajaki kerja sama pelayanan hukum dengan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Senin.”Kami membahas sinergi Kemenkum dan Unsrat dalam mendukung mahasiswa terkait pendaftaran usaha perorangan atau UMKM yang dimiliki mahasiswa menjadi Perseroan Terbatas (PT) Perorangan,” kata Kakanwil.
Kemenkum Sulut Hendrik Pagiling usai bertemu Rektor Unsrat Manado, Oktovian Berty Alexander Sompie, Senin.Dia berharap, langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum terhadap kegiatan usaha mahasiswa sejak dini.Kakanwil didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Apri Listiyanto serta Kepala Divisi Pelayanan Hukum Marsono, menyebutkan kerja sama juga mencakup pelayanan hukum lainnya.Di antaranya, bidang Kekayaan Intelektual, seperti pendaftaran hak cipta dan hak merek.Kanwil Kemenkum mendorong agar mahasiswa yang memiliki karya ilmiah, karya tulis, maupun produk inovatif lainnya dapat memperoleh perlindungan hukum melalui mekanisme pendaftaran yang telah disediakan oleh pemerintah.Selanjutnya, Rektor Unsrat Manado mengatakan, kerja sama tersebut dapat menjadi salah satu solusi strategis dalam melindungi karya ilmiah maupun karya tulis mahasiswa.
“Dengan didaftarkannya hak cipta, karya mahasiswa akan memiliki perlindungan hukum yang jelas serta dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya menambahkan.Rektor berharap dari kerja sama tersebut diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara Kanwil Kemenkum Sulut dan Unsrat dalam rangka memperluas akses pelayanan hukum bagi civitas akademika.”Langkah ini sekaligus mendukung pengembangan kewirausahaan dan perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi,” ujarnya.




