DINAMIKA DAERAH PEMERINTAHAN PENDIDIKAN

Kadis Diknas Sulut Akui Ada Jual Beli Ijazah Palsu

besar_38-kadis-diknas-gemmy-kawatu-akui-jualbeli-ijazah-palsu-memang

MANADO – Hasil investigasi yang dilakukan beberapa staf Dinas Pendidikan Sulawesi Utara terkait skandal akademik jual beli ijazah di satu perguruan tinggi swasta di Manado, cukup mencengangkan. Aksi jual beli ijazah ini ditenggarai dimanfaatkan untuk kenaikan pangkat kalangan PNS. Kadis Diknas Sulut, Gemmy Kawatu menegaskan bahwa praktik jual beli ijazah itu memang ada.”Cukup memiriskan memang, karena menurut cerita bawahan saya, besaran biaya yang diminta antara Rp 15 hingga Rp 20 juta,” ungkap Kawatu.

Masalah jual beli ijazah diakui pula oleh Kepala UPBJ-UT Manado, Mulyadi M yang selang beberapa tahun terakhir ini mendapati ada puluhan ijazah yang beredar dan dipastikan ilegal.”Ijazah palsu ini ketahuan saat mereka datang melegalisir ijazah. Setelah dicek, nama mereka tak masuk dalam daftar mahasiswa kami,” tegasnya. Maraknya pemakaian ijazah palsu oleh PNS untuk mendapatkan tunjangan atau kenaikan pangkat ini membuat BKD Sulut gerah.Untuk itu, badan yang dipimpin Noudy Tendean ini menyiapkan strategu untuk pemberantasan penggunaan ijazah palsu oleh PNS.(007)