Berita Utama PENDIDIKAN

Menteri Pertanian Respon Usulan Prof Kumaat

Menteri Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman bersama Rektor Prof. Dr. Ir Ellen Joan Kumaat
Menteri Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman bersama Rektor Prof. Dr. Ir Ellen Joan Kumaat

Inimanado- Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado yang dinakhodai Rektor Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat, terus melakukan pengembangan seluruh potensi, serta mendekatkan pelayanan civitas akademika UNSRAT kepada Masyarakat.
Baliho Kegiatan
Baliho Kegiatan

Terungkap, terobosan Rektor UNSRAT yang kerap disapa akrab Prof Kumaat ini, saat mengikuti Temu Inovasi Teknologi Pertanian bersama Menteri Pertanian (Mentan) Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, Menteri Riset Dikti (Menristekdikti) Mohamad Nasir, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Jumat (17/03).

Pada kesempatan itu, menurut Mentan Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, bahwa pertemuan ini untuk mendorong perguruan tinggi menciptakan inovasi teknologi guna meningkatkan produktivitas pertanian, menuju kedaulatan pangan Indonesia. “Teknologi berperan penting dalam mengubah kemajuan pertanian dan ketahanan pangan Bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, ini merupakan mendukung penuh upaya percepatan swasembada pangan khususnya di Kawasan Timur Indonesia, dan perlunya sentuhan teknologi di sektor pertanian. “Pertemuan ini, membahas tentang percepatan swasembada pangan di Kawasan Timur Indonesia yang harus ada sentuhan teknologi di sektor pertanian,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pertemuan ini dalam rangka mendukung Peningkatan Produktifitas dan Percepatan Swa-sembada Pangan di Kawasan Timur Indonesia dengan penyelenggara Konsorsium PTN-KTI dan Balitbang.

Disisi lain, dikatakan Rektor Unsrat melalui Juru Bicara (Jubir) Hesky Kolibu, pada Pertemuan awal yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Muslim Indonesia Makassar, kedua menteri menyampaikan rencana dan program kementerian masing-masing dalam kaitannya dengan sasaran nawacita pemerintahan Jokowi yaitu kedaulatan dan kemandirian khususnya di bidang pangan.

Lanjut dikatakannya, pada pertemuan kedua yang dilaksanakan di Hotel Clarion Makassar, dalam dialog dengan Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman. Rektor Unsrat berkesempatan menyampaikan bahwa Unsrat siap untuk berkontribusi dalam upaya perwujudan program swasembada pangan melalui beberapa program,” tutur Kolibu sapaan akrab Jubir Rektor Unsrat ini.

Tambahnya, Rektor Unsrat menyampaikan untuk program di tahun 2017 ini, Unsrat siap melakukan pendampingan kepada kelompok-kelompok tani untuk penanaman jagung dengan luas tanam 1000 hektar.

Dari informasi yang diperoleh, pada saat itu Menteri pertanian secara langsung menyampaikan bahwa kebutuhan-kebutuhan untuk program tersebut akan difasilitasi oleh kementerian pertanian dalam bentuk benih, pupuk dan alat dan mesin pertanian yang dibutuhkan yang penyalurannya akan dikordinir oleh pihak Unsrat.

“Untuk melaksanakan program tersebut, Unsrat akan berkordinasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Sulawesi Utara dan Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara. Program lainnya yang juga diusulkan Unsrat kepada Menteri Pertanian adalah kesiapan Unsrat untuk pelepasan benih Suluttan Unsrat yang mempunyai potensi hasil 8,1 ton Gabah Kering Giling (GKG),” tandas Kolibu.

Menariknya, usulan Rektor Unsrat mendapat respon dari Menteri Pertanian dalam bentuk instruksi kepada Badan Litbang Pertanian, BPTP Sulawesi Utara untuk memfasillitasi Unsrat dalam proses persiapan hingga pelepasan benih Suluttan Unsrat tersebut. “Kedua program tersebut agar sesegera mungkin dapat dilaksanakan, karena dukungan fasilitas yang diperlukan sudah siap untuk dialokasi,” pungkas Mentan.
(*/dyL)