Berita Utama PENDIDIKAN

Cegah Pungli..! Rektor Unsrat Ingatkan 10 Februari Deadline Pengisian PDSS

Rektor Unsrat Prof
Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat, M.Sc. DEA

Inimanado- Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang dinakhodai Rektor Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat, M.Sc. DEA terus ingatkan bahwa, dalam tiap penerimaan mahasiswa baru harus melakukan proteksi agar tidak terjadi praktek Pungutan liar (Pungli) atau percaloan, Sabtu (04/02).
BeautyPlus_20170207135209_save

Rektor Unsrat melalui Juru Bicara (Jubir) Hesky Stevy Kolibu SPd. ST. MT, mengingatkan pentingnya Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 mendapat perhatian pihak Sekolah.

‘’Kiranya para Kepala Sekolah SMA/SMK memfasilitasi siswanya untuk ikut SNMPTN 2017 dengan melakukan cara-cara berikut: – Sekolah melakukan login ke laman http://pdss.smnptn.ac.id dengan menggunakan password sekolah. – Sekolah mengisikan data sekolah dan akreditasi. – Sekolah mendaftarkan kelas yang diikuti oleh siswa calon lulusan 2017. – Sekolah mengisikan data siswa setiap kelas. (a). Pengisian data siswa harus menggunakan NISN yang terdaftar di http://nisn.data.kemdikbud.go.id/ (b). Pengisian data siswa harus dimulai dari tingkat X. – Sekolah mengisikan nilai setiap siswa, sesuai dengan kurikulum yang telah didefinisikan. – Sekolah melakukan finalisasi PDSS dengan mengunggah surat pernyatan yang telah disediakan. – Sekolah menerbitkan password bagi siswa setelah melakukan finalisasi,’’ tutur Kolibu.

Sebagaimana diketahui, batas waktu atau Deadline pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sangatlah penting dalam rekrutmen Mahasiswa Baru, pasalnya dengan demikian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 dapat diketahui, serta terhindar dari praktek Pungli.

Lanjut dikatakannya, apalagi hal itu tidak dilakukan pihak Sekolah, maka siswa yang ingin melanjutkan studinya di Perguruan Tinggi melalui SNMPTN hilang kesempatannya. “Sangat disayangkan apabila tata cara (alur) itu tidak diikuti yang akhirnya berdampak pada hilangnya kesempatan bagi para siswa yang mau masuk Perguruan Tinggi. Putra-putri Sulawesi Utara yang mau masuk ke Unsrat pun akhirnya gugur dikarenakan tidak mengikuti ketentuan yang disampaikan ini, sehingga demikian Kepala Sekolah harus pro aktif,’’ tandas Kolibu.

Dari informasi yang diperoleh, sudah sejak Januari 2017 Unsrat Manado tengah giat-giatnya melakukan sosialisasi di SMA/SMK se-Sulut. Hal itu dimaksudkan agar para calon mahasiswa serta pihak Sekolah tau apa yang harus mereka lakukan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri. Serta, pada 15 Kabupaten/Kota, pihak Unsrat telah turun melakukan sosialisasi seperti yang disampaikan Jubir Unsrat telah dilakukan sosialisasi pada Selasa (31/1/2017) di Kabupaten Bolaang Mangondou Utara (Bolmut), Kamis (2/2/2017), di Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kepulauan Talaud. Sampai hari Jumat (3/2/2017), sudah terhitung 7 Kabupaten/Kota se-Sulut yang mana Unsrat telah melakukan sosialisasi.

Disisi lain, Jumat (3/2/2017) tim sosialisasi SNMPTN 2017 telah melakukan sosialisasi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Kota Kotamubagu, Kabupaten Bolaang Mangondu Selatan (Bolsel), dan Kota Tomohon. Rencana selanjutnya, Senin (6/2/2017), tim akan bersosialisasi di Kota Manado. Lalu pada, Selasa (7/2/2017), di Kabupaten Bolaang Mangondou Timur (Boltim), kemudian Kamis (9/2/2017) tim akan menuju ke Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) untuk sosialisasi.

Selanjutnya, Tim sosialisasi SNMPTN Unsrat Manado akan mengarah ke Kabupaten/Kota lainnya. “Tim sosialisasi akan menuju ke Kabupaten/Kota lainnya di Sulut dan sementara ini tim sedang menunggu konfirmasi dari pemerintah daerah masing-masing,” pungkas Kolibu.
(dyL)