
MANADO – TIDAR Sulut yang di nahkodai Standius Bara Prima, terus lakukan pengawalan ketat terhadap insiden drag race 2026 di Kotamobagu, termasuk siap selalu untuk melakukan pendampingan dan perlindungan pada korban dan keluarga korban.
Bara Prima juga mengucapkan bela sungkawa sedalam dalamnya atas korban jiwa pada insiden tersebut. Sekaligus akan mengawal proses yang disepakati bersama semua pihak terkait termasuk penyelengara.
Dia berharap hal ini akan menjadi evaluasi, sehingga insiden insiden kecelakaan seperti ini tidak terjadi lagi kedepan
“Saya ingin menyampaikan bela sungkawa dan rasa duka cita sedalam dalamnya untuk para korban kecelakaan keluarga drag race yang di selenggarakan di Kotamobagu. Kiranya arwah korban tenang dan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi kejadian musibah ini.
Tentunya kami keluarga besar TIDAR Sulawesi Utara berharap, kejadian ini tidak terulang lagi ke depan.
Kami bersama pengurus TIDAR Cabang Kotamobagu, telah mengambil langkah untuk melakukan pendampingan dan perlidungan terhadap korban dan keluarga korban.
Kami sebagai salah satu pendukung acara tersebut akan mengawal setiap proses yang telah disepakati bersama oleh para pihak terkait termasuk keluarga.” Inilah narasi dari Ketua TIDAR Sulut Standius Bara Prima yang keluar saat mengetahui terjadi insiden di drag race Kotamobagu lalu.(brandon)
