Berita Utama PENDIDIKAN

Wow.. . Brandoon Poosin Hadir Dalam Seminar Kuliah Umum Unsrat Manado

Universitas Sam Ratulangi
Universitas Sam Ratulangi

Inimanado, Kampus- Seminar atau Kuliah Umum bertema “Isu-isu Politik Hubungan Amerika Serikat dan Indonesia” yang di selenggarakan Universitas Sam Ratulangi Manado, tepatnya diruang Aula Kantor Pusat Unsrat, Rabu (20/04) pukul 01:00 siang tadi.

Mahasiswa berbondong-bondong hadir dalam seminar tersebut dan ada beberapa mahasiswa yang sudah tidak sempat memiliki tempat duduk karena diruangan sudah terlihat padat. Kegiatan Seminar tersebut dikutib langsung oleh Wartawan Inimanado, setelah disurvei melalui absen partisipasi kehadiran bahwa mayoritas yang hadir adalah Mahasiswa-mahasiwa Fakultas Ilmu Sosial Politik.

Ruangan Aula Kantor Pusat Unsrat
Ruangan Aula Kantor Pusat Unsrat

Seminar tersebut dihadiri Brandoon Poosin selaku Kepala Seksi Politik dan Ekonomi Konsultan Amerika Serikat, Ia juga menjadi Nara Sumber di Kuliah Umum tersebut.

Meskipun Brandoon Poosin Warga Amerika Serikat tapi Dya mengerti dengan Bahasa Indonesia, Ia mengungkapkan banyak pujian dalam Seminar tersebut. “Saya sangat bangga dengan Indonesia, karena Masyarakat Indonesia rama dan santun, juga Saya bangga dengan memakai pakaian batik Bentenan yang saya pakai saat ini”, ungkapnya.

Kepala Seksi Politik dan Ekonomi Konsultan Amerika Serikat itu juga membagi tips-tips yang sangat brilian. Mengenai perdagangan, kebijakan politik, juga hubungan kerja sama antara Amerika Serikat dan Indonesia.

Brandoon yang diketahui saat itu sebagai Nara Sumber, Ia mengungkapkan hubungan yang harmonis antara Amerika Serikat dan Indonesia. “28 beasiswa telah di berikan Amerika Serikat kepada Provinsi Sulawesi Utara”, Ujarnya.

“4 Kapal pertahanan juga diberikan Amerika Serikat kepada Indonesia, tepatnya di Kota Bitung Sulawesi Utara” Jelas Brandoon Poosin.

Bradoon juga menekankan mengenai perdagaan bebas bukan berarti komersial akan tetapi itu lebih terarah ke negosiasi positif atau hubungan kerjasama “Tidak perlu takut, khan di dalam perdagangan bebas memiliki aturan-aturan dan undang-undangnya” tegas Nara Sumber tersebut.(dyL)