
CAPTION : Pihak Rektorat Unsrat Manado menggelar foto bersama dengan pihak nara sumber dan undangan usai menggelar seminar.
Inimanado – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sulawesi Utara terus berupaya dikembangkan. Dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado berpartisipasi aktif mendorong KEK di Sulut dengan mengadakan seminar terkait peran dampak KEK di Sulut.
Ratusan mahasiswa dibekali langsung oleh Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Dr Rizal Edwin Ak MSc, terkait perkembangan 25 KEK yang ada di seantero Indonesia. Pun terkait kondisi terkini KEK Bitung dan KEK Likupang.
Dihadapan Dekan FEB Unsrat Dr Victor Lengkong SE M.Si bersama jajaran serta Ketua Panitia Dr Agnes Lapian dan jajarannya, dibeber bahwa KEK di Sulut sangat spesial. “Di Indonesia Timur, hanya Sulawesi Utara yang memiliki dua KEK. Ini merupakan aset yang harus dipertahankan semampunya. Semua pihak harus bisa melakukan kerjasama bersama-sama meningkatkan dua KEK ini. Sebab ini adalah kebanggaan. Jangan sampai ini dianggap kegagalan,” tegasnya.
Menurutnya bagaimana semua pihak di daerah harus menyatukan langkah, agar segera terlihat hasilnya. “Harus kita dorong bersama. Juga peluang bagi para mahasiswa, anak muda untuk melakukan kajian. Agar bagaimana memikirkan untuk mengembangkan KEK ini. Kami berharap kek bisa berkembang dan tidak jalan ditempat sampai saat ini,” ungkapnya.
Sebab tegasnya, anak muda di Sulawesi Utara juga bertanggung jawab atas untuk pengembangan daerahnya. “Siapa lagi yang bertanggung jawab kalau bukan mereka. Nah mereka harus tau keadaannya seperti apa. Mereka harus belajar dan mencari kira-kira kiat apa yang bisa mereka lakukan untuk mendorong dua KEK di dua tempat ini,” tegasnya.
“Kan biasanya anak muda itu lebih kritis ya, inisiatifnya lebih banyak. Jadi mereka cari jalan agar bagaimana bisa mendorong pengembangan KEK. Dengan seminar ini, mereka dapat gambaran tentang KEK. Bagaimana tujuannya untuk membangun dan meningkatkan ekonomi daerah,” tambahnya.(rel)
